Gunung Kidul, DIY
tugimandr@gmail.com

Cegah Kasus Gantung Diri, Kurangi Kesenjangan Sosial

Maju BERSAMA, Sejahtera SEMUA

Cegah Kasus Gantung Diri, Kurangi Kesenjangan Sosial

KBRN, Yogyakarta : Banyaknya kasus bunuh diri di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi perhatian banyak pihak. Pasalnya angka bunuh diri di Kabupaten Gunungkidul selama Tahun 2019 mulai Januari – Mei tercatat cukup tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Praktisi Akademisi Universitas Pasundan, Jawa Barat, Dr. Tugiman, SH. M.Si. mengatakan, banyaknya kasus bunuh diri sudah menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Kasus ini dapat dicegah salah satunya dengan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

“Kasus gantung diri tidak bisa kita pandang sebelah mata, penanganan kasus ini harus menjadi prioritas,” katanya kepada rri.co.id lalu di kediamanya, Desa Kedungpoh, Kecamatan Nglipar, Gunungkidul.

Bapak dua orang putra yang kini juga masih aktif di TNI ini mengungkapkan, saling tegur sapa dan kepedulian terhadap sesama menjadi alternatif cara mengurangi kasus bunuh diri di Gunungkidul. Selain itu harus ada upaya peningkatan ekonimi masyarakat dengan campur tangan pemerintah.

“Pemerintah kita harapkan terus mengurangi kesenjangan sosial dimasyarakat. Karena dengan ekonomi yang baik saya yakin tidak ada upaya masyarakat berfikir ke arah itu (bunuh diri),” paparnya, Senin  ((15/7/2019).

Warga asli Kabupaten Gunungkidul yang berpangkat Kolonel Infanteri Angkatan Darat ini juga mengatakan, pendidikan menjadi salah satu hal penting yang harus diberikan kepada masyarakat untuk mencegah tingginya angka bunuh diri.

“Selain pendidikan yang tentunya akan merubah pola pikir kita, faktor agama juga sangat berpengaruh. karena dengan iman yang kuat masyarakat tidak akan pernah melakukan hal yang tentunya dilarang agama,”katanya.

Terpisah, Kapolres Gunungkidul AKBP Ahmad Fuady mengatakan,data di Kepolisian Gunungkidul mencatat jumlah korban bunuh diri tersebut digolongkan dalam tingkat umur korban terbanyak masih pada kriteria usia antara 70- 90 tahun dan termuda berusia 36 tahun, usia tertua 90 tahun.

Sementara penyebab korban nekat mengakhiri hidup untuk usia 70-90 tahun tersebut akibat putus asa lantaran menderita sakit tidak kunjung sembuh, dan terdapat 7 korban karena depresi.

“Upaya antisipasi terus di lakukan agar bunuh diri di Gunungkidul berhasil dicegah,” kata Kapolres

Please follow and like us:
error

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error

Ayo bagikan supaya teman Anda tahu!

WhatsApp chat