Gunung Kidul, DIY
tugimandr@gmail.com

Tiga Kluster COVID-19, Bupati Badingah Berlakukan New Normal Bertahap

Maju BERSAMA, Sejahtera SEMUA

Tiga Kluster COVID-19, Bupati Badingah Berlakukan New Normal Bertahap

Wonosari – (gunungkidulrumahkita.com) – Sebaran COVID-19 di Kabupaten Gunungkidul hingga saat ini masih terus terjadi, dengan jumlah kasus positif COVID-19 sebanyak 49 orang, dari julah tersebut 37 pasien dinyatakan sembuh, 11 pasien dalam perawatan dan 1 pasien meninggal dunia.

Kepala Dinkes Gunungkidul Dewi Irawaty menyatakan, ada tambahan 1 kasus baru dari klaster pedagang ikan terkonfirmasi positif Covid-19.   Dengan demikian, maka sejak ditemukan pertama kali awal Juni, sudah ada 12 pasien terjangkit Covid-19, sehingga  jumlah  keseluruhan positif Covid-19 di Gunungkidul menjadi 49 kasus. Dengan rincian, 37 pasien dinyatakan sembuh, 11 dalam perawatan, dan 1 meninggal dunia, ungkap Dewi.

Lebih lanjut Dewi menjelaskan,  berdasarkan proses penyebarannya ada 3 kluster besar di Gunungkidul, yaitu Klaster jemaah tabligh, di mana saat ini sudah tidak ada lagi penambahan. Selanjutnya adalah klaster Indogrosir, yang sudah selesai penyebarannya, dan  kluster penjual ikan Karangmojo, terhadap kluster terakhir upaya tracking terhadap warga yang berkontak masih terus dilakukan,” tuturnya.

“Terdapat tiga klaster besar, yaitu klater  jemaah tabliqh, klaster Indogrosir dan klaster penjual ikan”, klaster terakhir tracking masih ters dilakukan”, ungap Dewi.

Menghadapi hal tersebut, Bupati Kabupaten Gunungkidul, Badingah mengatakan, saat ini sedang menggodok dan akan memberlakukan aturan New Normal secara bertahap, tetat dan hati hati.

“ Saat ini Pemerintah kabupaten Gunungkidul sedang menggodok aturan new normal, yang akan diberlakukan secara bertahap, ketat, dan hati-hati”, ungkap Badingah.

Lebih lanjut Badingah menyampaikan bahwa pihaknya ingin memastikan agar masyarakat  di Gunungkidul nantinya bisa tetap bekerja produktif, namun tetap aman  dari sebaran COVID-19 dalam era kebiasaan baru atau New Normal.

“Kami ingin memastikan masyarakat nantinya tetap produktif dan aman dengan fase dan kebiasaan baru,” ungkap Badingah. (Try)

Please follow and like us:
error

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error

Ayo bagikan supaya teman Anda tahu!

WhatsApp chat